Selasa, 17 Mei 2011

B.JENIS BANGUNAN

Pada umumnya bangunan-bngunan yang dibuat adalah besar dan berat. Juga terdapat macam-macam bangunan.
Karena banyaknya macam bangunan dalam teknik, maka dapat dibedakan jenis-jenis:
1. BANGUNAN TEKNIK SIPIL KERING, antara lain: rumah,gedung-gedung, pabrik, tugu peringatan, gereja, masjid, jalan raya, bangunan “assainering” landasan kapal terbang dan lain-lain.
2. BANGUNAN TEKNIK SIPIL BASAH, antara lain: bendungan-bendungan, bangunan irigasi, saluran air, dermaga pelabuhan, menara air, turap-turap, jembatan dan lain-lain.

Bangunan gedung termasuk bangunan teknik sipil kering.
Jenis bahan yang digunakan untuk bangunan banyak berupa: kayu, bata, batu beton, baja dan alumunium serta masih banyak lagi.


C.FUNGSI POKOK PEMBUATAN BANGUNAN


Fungsi pembuatan bangunan yang terpenting ialah agar setiap bangunan kuat, awet dan tidak mudah rusak. Sehat untuk ditempati, aman terhadap bangunan yang ada disekelilingnya. Di samping itu pembeayaannya diusahakan relative rendah. Untuk mendapatkan bangunan yang kuat dan murah tidak usah kekuatan konstruksinya berlebihan. Jika demikian maka arti bangunan teknik sipil tidak sesuai dengan tujuannya,karene hal itu berarti suatu pemborosan.
Konstruksi bangunannya harus diperhitungkan dangan teliti, berdasarkan syarat-syarat bangunan, termasuk dasar hitungan dangan ilmu mekanika teknik atau ilmu gaya.
Awetnya suatu bangunan juga dipengaruhi oleh bahan yang digunakan, konstruksinya, pelaksanaan pembuatannya dan perawatannya. Disamping itu factor dari luar akan mempengaruhi keawetan bangunan seperti air, gempa bumi dsb.
Bangunan-bangunan pun akan lebih awet,bila kita cermat dalam memilih tempat atau lokasi untuk pembuatan bangunan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar